Kalau Anda mempunyai larutan gula (disebut substrat), kemudian kedalamnya Anda masukkan ragi (berisi jamur Saccharomyces sp) sebagai inokulum, dan disimpan dlm kondisi tertutup rapat (anaerob) maka akan terjadi suatu proses yang disebut fermentasi. Fermentasi yg melibatkan ragi (Saccharomyces sp) disebut juga peragian. Jamur Saccharomyces (melalui proses biokimia yg tidak sederhana) akan merubah gula menjadi alkohol.
Fermentasi adalah proses pernafasan sel (dlm hal ini Saccharomyces) dalam keadaan tanpa oksigen (disebut anaerob), dan akan menghasilkan metabolit (hasil metabolisme, dlm hal ini alkohol). Metabolit adalah senyawa organik.
Fermentasi adalah proses "pembusukan"
Fermentasi merupakan proses alami yg bisa terjadi dimana saja, oleh mokroorganisme apa saja (bakteri atau fungi) dan metabolit yg dihasilkannya juga bermacam-macam.
Kalau anda punya air bekas mencuci beras, atau cacahan bonggol pisang, atau spa saja, dan didiamkan dlm kondisi anaerob, juga akan difermentasi oleh mikroorganisme yg ada di alam yg kebetulan jatuh ke substrat tadi. Hasilnya apa? Macam2 metabolit yg bisa diidentifikasi di laboratorium.
Metabolit hasil fermentasi juga ada yg digunakan sbg pestisida. Abamektin, suatu insektisida, misalnya, adalah metabolit dari fermentasi bakteri Streptomyces avermitilis. Sedangkan spinosad (insektisida) juga produk hasil fermentasi bakteri Saccharopolyspora spinosa.
Semoga bermanfaat. Selamat bertengah pekan bersama keluarga. Para pakar dipersilahkan mengoreksi/menambahi.
14.09.2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar