Rabu, 16 Oktober 2019

Bio Mikro solusi mengolah sampah rumah tangga

Sampah rumah tangga sangat memusingkan ibu-ibu yang kegiatan rutin sehari-hari. Sampah ini menjadi masalah ketika yang jenis organik tidak dibuang, selain makin merusakkan pemandangan dapur, menjadi sumber penyakit juga menimbulkan bau yang bisa memusingkan kepala. 

Sebenarnya sampah organik rumah tangga  dapat diproses menjadi pupuk organik cair yang dapat merangsang pertumbuhan dan pembentukan buah pada tanaman. Karena pada buah dan tanaman ini mengandung unsur mikro yg sangat dibutuhkan oleh tanaman seperti Mo, Zinc, Cu, Fe, Boron.

Bahan-bahan:
* Limbah sayur dan buah-buahan
* Terasi/belacan.
* Molase (bisa diganti gula atau gula aren)
* Air.
* Boraks (H3BO3)

Cara kerja:
* Rangkaikan peralatan pengolahan yang terdiri dari 2 tabung. Tabung fermentor  (tabung 1) dan tabung boraks (tabung 2).
* Bahan-bahan yang di atas dimasukkan dalam tabung 1. Tiap ketebalan 25 s.d 30 cm bahan tersebut disemprot dengan starter bakteri.
* Masukkan larutan boraks (H3BO3) ke tabung 2 dan disambungkan dengan tabung 1 melalui pipa. Sehingga reaksi yg terjadi (seperti pada gambar)
* Fermentasi dilakukan selama 7 hari.
* untuk pemakaian pupuk ini dengan cara disemprotkan dengan konsentrasi 25 ml dalam 1 liter air.
* Penggunaan pupuk ini akan efektif jika pupuk dasar menggunakan kompos 1 s.d 1.5 ton per ha.

#semoga berhasil.



Selasa, 15 Oktober 2019

Membuat Pupuk khusus Tanah Gambut

Bicara soal tanah gambut maka orang banyak yang angkat tangan, mengingat tingginya tingkat keasaman atau pH tanahnya. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menekan biaya dalam rangka pertanian di lahan gambut. Jangan bimbang terhadap permasalahan ini, sedikit solusi bisa membantu dalam menekan biaya dan berbahan murah, adapun bahan-bahannya adalah sebagai berikut:
* 1 kg Gula pasir 
* 1 kg Tepung Sagu
* 1 Buah nenas
* 1/2 kg dedak
* 1 kg Limbah udang/kepala udang/tepung udang/ 3 ons belacan (terasi).
* 1 kg kotoran ayam yang belum terkena sinar matahari.

Cara membuat:
* Semua bahan tersebut di atas kecuali kotoran ayam dicampur dan direbus dalam 5 liter air. 
* Kemudian dinginkan dan ditambah kotoran ayam, selanjutnya didiamkan selama 3x24 jam.

Cara Aplikasi:
* 1 Liter pupuk ini kemudian + 100 liter air + 1 kg gula.
* Semprotkan/kocorkan pupuk ini ke Tanah gambut.

Semoga Bermanfaat dan selamat Mencoba

#salamtanahgambut



Senin, 14 Oktober 2019

Mengenal Tokoh Pertanian Organik Youngsang Cho dan JADAM Korea Selatan


Youngsang Cho adalah Petani Organik. Cho belajar Natural Farming dari ayahnya Hankyu Cho (Korea Natural Farming, KNF) yang menganjurkan pertanian ramah lingkungan sejak 1960-an. Keluarga Cho telah menjadi pertanian organik untuk generasi ketiga. Cho bertugas di 706 pasukan khusus dan lulus dari Universitas Aju (Sarjana, Kimia) dan Chungnam National Uni (Master, Hortikultura). Cho telah memasuki Ph.D. kursus dari Departemen Biologi Pertanian di Universitas Nasional Chonbuk. Cho memulai pertanian organik pada tahun 1989. Melalui puluhan tahun praktik dan penelitian, ia menciptakan sistem pertanian organik Ultra-Rendah yang didasarkan pada pertanian ayahnya dan pertanian tradisional Asia. Ia mendirikan "JADAM" pada tahun 1991. Pada tahun 2019, keanggotaan JADAM melebihi 70.000.

Youngsang Cho

Penemuan Youngsang Cho (Semua penemuan terkandung dalam buku Pertanian Organik JADAM):
JADAM Wetting Agent (dibuat tanpa pemanas), JADAM Sulphur (dibuat tanpa pemanas), JADAM Microorganism Solution dibuat dengan kentang, JADAM Microorganism Solution dibuat dengan campuran biji-bijian, Pestisida alami melawan penyakit bakanae padi, Kuman alami melawan antraknosa, & bercak daun, fungisida alami terhadap embun tepung & jamur berbulu halus, pestisida alami terhadap kutu daun & tungau, pestisida alami terhadap ngengat tembakau & bit armyworm, pestisida alami terhadap stinkbug & mealybug, pestisida alami terhadap siput & siput, pestisida alami melawan wereng jeruk, pestisida alami terhadap kutu air wereng, Menghilangkan lalat dari kandang ternak, pestisida Naphthalene, Pestisida alami terhadap kutu ayam, Pestisida alami terhadap penggerek biji kopi, Pestisida alami terhadap kutu putih pepaya.

Tujuan utama JADAM adalah mengembalikan pertanian ke petani. Melalui metode JADAM, pertanian bisa menjadi Ultra-Rendah-Biaya, benar-benar organik, dan petani sekali lagi bisa menjadi tuan Rumah di tanah sendiri tidak lagi menjadi korban koorporasi. Petani akan memiliki pengetahuan, metode dan teknologi pertanian. Ketika pertanian organik menjadi mudah, efektif dan murah, akhirnya bisa menjadi alternatif yang praktis. Para petani, konsumen dan Ibu Pertiwi akan bersukacita di dunia baru yang indah ini yang ingin kami buka.

Mari kita semua maju dengan pertanian berbiaya sangat rendah. JADAM mengatasi sepenuhnya tantangan teknis dan praktis pertanian organik. Buat Semua Pestisida Alami Kuat Anda, input mikroba dan pupuk. JADAM bertujuan untuk menciptakan Revolusi Pertanian dengan pertanian berbiaya sangat rendah di dunia. Pertanian kami harus Independen dari perusahaan monopoli Komersial. PETANI harus mengambil INISIATIF dalam teknologi pertanian.

Kampung KB Dalam Bingkai Agrowisata

Program KB tidak hanya melulu hanya pada konsep Pengendalian pada Jumlah Penduduk saja. Tapi Program ini lebih menyasar ke Kepentingan ke depan yang lebih memberi multi manfaat yang tidak saja untuk pihak menikmati saat ini tapi untuk dinikmati oleh Generasi masa depan. Hal ini Telah disampaikan oleh beberapa orang pemateri dalam rangka Musyawarah Desa  dan Sosialisasi Kampung KB  Desa Tumang Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Hadir Dalam acara ini Dinas Keluarga Berencana, Pengenalian Penduduk perlindungan anak dan pemberdayaan Perempuan Kabupaten Siak, Dinas Pariwisata, Pendamping Lokal Desa dan Penggiat ekowisata Bpk Masdar Kepala Sekolah SMAN 2 Sungai Apit. 


Dalam acara ini  Pak Masdar turut dipaparkan bagaimana "jembatan Hitam" hadir di Mengakapan dan Besaran Dana Desa yang dicurahkan ke Manggrove di Desa Kayu Ara Permai. Dalam hal ini beliau memaparkan perbedaan mendasar Ekowisata dan Agrowisata. Menurut beliau daerah kita tidak bisa membandingkan diri dengan diri dengan Sumbar, Jabar dan beberapa daerah yang indah alamnya. Tapi yang dibutuhkan adalah sedikit sentuhan, Inovasi dan biaya yang dikeluarkan. Dalam hal ini beliau juga memaparkan bahwa Tumang memiliki Potensi Agrowisata yang unik jika dibandingkan  dengan kecamatan lainnya mengingat potensi Desa Tumang merupakan wilayah yang dekat dengan ibukota Pemerintahan Kabupaten Siak. Potensi lain Kampung KB  adalah adanya kerjasama dengan berbagai institusi perguran tinggi. 

Pihak instansi terkait juga ikut memaparkan bagaimana manfaat kombinasi antara KB dan pengembangan potensi wisata. Karena wisata edukasi merupakan salah satu primadona dalam menggenjot pariwisata. Selain itu dipaparkan pentingya dibentuk manajemen yang dilembagakan dalam bentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sehingga apa yang dibutuhkan bisa difasilitasi oleh pemerintah. 

Jumat, 11 Oktober 2019

Cara Menaikkan pH Tanah

Berikut adalah bahan-bahan yang bisa dipakai untuk menetralkan tanah yang ber pH yang tinggi:
1. Dolomit ==> CaMg(CO3)2 ==> Ph di sekitar netral
2. Kalsium Karbonat ==> CaCO3 ==> Ph di sekitar netral
3. Kapur Tohor ==> CaO ==> Ph tinggi
4. Kalsium Hidroxide ==> Ca(OH)2 ==> Ph tinggi
Silahkan dianalisa konsekuensi2 yg bisa didapatkan dari manfaat di situ

Kamis, 10 Oktober 2019

Pupuk kotoran kambing plus plus

Pupuk kambing yang dicampur dengan NaOH meningkat kesuburan tanaman, bagaimana cara buatnya? Yok edisi semangat belajar. 
Bahan baku
50kg kotoran kambing
 Air bersih 50 liter
 1kg NaOH Rendam dalam drum selama 1 Minggu. Ingat tidak boleh dipegang dengan tangan, karena pupuk ini panas. Setelah satu Minggu sudah dingin diambil airnya dari rendaman ,dilanjutkan dengan fermentasi terpisah, sediakan drum 100 liter. Bahan sebagai berikut. Air kotoran kambing yang sudah disaring 20 liter. Selanjutnya cairan ini dilakukan pengolah Yakni Tambahkan
50 kg Bonggol pisang
5kg Garam krosok kasar non beryodium 1kg Kapur
1/2 kg Paclo limbah jamur merang
1 kg Air kedelai hijau
2kg Tomat
2kg Vitamin bisa dari buah buahan Air kelapa
1 liter Jeruk/
nanas 1kg
Lidah buaya 1 kg
 50 ml asap carbon cair dari tempurung kelapa
 Yogurt chimory 2 botol dari indomart.
 Tambahkqn Air bersih 30 liter  hingga mencapai 100liter tutup rapat. Selanjutnya... Fermentasi kan selama 9 hari. Hasil dari pupuk organik ini sanggup untuk meningkatkan kesuburan tanah dan tanaman dan meningkatkan buah dan bobot buah.
Aplikasi pada beberapa jenis tanaman Padi, jagung dan kedelai 50ml untuk 7 liter air.
Buah2an mangga, jeruk, Apple, anggur 30ml untuk 5liter air.
Tanaman holtikultura 15ml untuk 15liter air Interval 5 hari 1 x dengan spray pada daun dan batang.
Semoga bermanfaat dan salam Tani Nusantara.

Senin, 07 Oktober 2019

Teknologi Sederhana Pemadam Kebakaran

Kebakaran hutan dan lahan merupakan problem yang tak putus sejak 22 tahun terkakhir hal ini disebabkan oleh pembukaan lahan dan penggalian kanal di tanah gambut secara membabi buta, Tanah gambut di saat musim kering sangat rawan terbakar karena sangat kering, sehingga dibutuhkan pencegahan supaya kebakaran tidak meluas.
untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan secara sederhana dilakukan sebagai berikut : Bahan Kulit singkong 1kg, Pati kanji 50 gram Tawas 1kg Air 50 liter, Cara aplikasi Kulit singkong diblender. Kemudian Semua bahan diaduk rata dan siap untuk memadamkan api. Insyaallah titik api cepat padam , walaupun titik api berada di dalam tanah sejauh 50 cm. selain itu sangat ramah lingkungan. Mudah-mudahan dengan cara ini kita bisa bebas Asap yg menyesakkan.....